Kisah Sang Tikus Dan Jebakan Tikus

Ditulis oleh pada Wednesday, March 13, 2013 - 09:28 dengan tidak ada komentar

Kisah Sang Tikus Dan Jebakan Tikus
Pada suatu hari, sepasang suami istri petani tampak baru saja pulang dari pasar. Si tikus yang sedang bersembunyi tampak gembira sekali, ia sedang menerka-nerka makanan apa yang telah dibeli oleh kedua orang tersebut. Ia mulai memikirkan berbagai cara untuk mencuri makanan yang dibeli oleh petani nanti malam.

Tapi alangkah terkejutnya si tikus ketika ia mengetahui bahwa si petani ternyata membeli jebakan tikus. Hatinya yang semula begitu gembira menjadi sangat ketakutan. Ia pun pergi ke kandang hewan untuk memberi tahu kawan-kawannya tentang masalah ini. Mula-mula tikus menemui ayam. 

"Ayam... ada jebakan tikus di rumah." kata tikus.

"Maafkan aku tikus, aku ikut bersedih, tapi jebakan tikus tidak ada hubungannya denganku." kata ayam.

Tikus lalu pergi menemui kambing dan sapi dan menceritakan soal jebakan tikus tersebut.

"Aku turut bersimpati, tapi tidak ada yang bisa aku lakukan." kata kambing.

"Jebakan tikus tidak akan berbahaya buat aku." kata sapi menimpali.

Dengan perasaan sedih karena kawan-kawannya tidak ada yang peduli tikus ini kemudia pergi menuju hutan. Disana ia bertemu dengan ular, pada ular ia berkeluh kesah tentang jebakan tikus yang ada di rumah petani.

"Ah sebuah perangkap tikus kecil tidak akan mampu mencelakaiku." jawab sang ular enteng.

Sang tikus akhirnya memutuskan untuk pulang ke rumah saja. Hatinya sangat sedih karena tidak ada yang peduli pada masalahnya. Ia merasa bahwa ajalnya sudah dekat, ia hanya tinggal memilih mati kelaparan karena tak bisa mencuri makanan petani atau mati karena jebakan tikus saat mencuri makanan.

Malam harinya pak tani terbangun karena mendengar suara gaduh dari dapur. Ia mengira si tikus pasti sudah terkena jebakan yang ia pasang. Ia pun buru-buru pergi melihat, tapi ternyata yang terkena jebakan itu adalah si ular. Ular yang merasa kesakitan karena ekornya terjepit menggeliat ke sana kemari dan menyerang siapa saja yang ada di dekatnya dan ternyata ular itu berhasil menggigit kaki istri pak tani. Pak tani lalu mengambil tongkat dan memukul si ular hingga mati.

Setelah membunuh ular pak tani buru-buru membawa istrinya ke dokter untuk diobati. Esoknya sang istri tampak mulai membaik dan sang petani membawanya pulang ke rumah. Akan tetapi selang beberapa hari kondisi sang istri kembali memburuk. Ada seorang kerabat yang menyuruh petani untuk memberi istrinya sup ayam agar bisa pulih. Pak tani kemudia menuruti saran itu dan menyembelih ayamnya.

Tapi cara ini ternyata masih belum bisa menyembuhkan sang istri. Pak tani lalu mencari info bagaimana menyembuhkan istrinya. Ada seeorang yang menyarankan agar ia memberikan hati kambing pada istrinya. Pak tani pun langsung saja pulang untuk melaksanakan saran itu. Ia membunuh kambingnya dan memberikan hati si kambing pada istrinya.

Sayangnya bukannya sembuh sang istri ternyata meninggal dunia. Para tetangga dan kerabat berbondong-bondong datang ke rumah si petani. Si petani lalu mengadakan selamatan dan memotong si sapi untuk dijadikan hidangan bagi para tamu. Si tikus yang melihat kejadian ini hanya bisa bersedih melihat teman-temannya yang akhirnya mati hanya karena jebakan tikus

"Jika suatu saat ada orang yang datang pada anda dan menceritakan masalahnya, janganlah anda tidak peduli padanya karena menganggap masalah itu bukan urusan anda dan tidak akan berpengaruh kepada anda. Cobalah untuk memberi bantuan semampu anda, karena bisa jadi andalah yang akan merasakan dampak dari masalah tersebut."

 

Sumber : Facebook
Bagikan Artikel Ini :

Punya tanggapan atas artikel ini? Silahkan sampaikan pemikiran Anda melalui kotak komentar yang tersedia. Terimakasih atas komentar yang anda berikan dan mohon maaf jika ada komentar yang tidak saya balas.
Read MeEmoticon

Follow Bee Inspired Di Twitter
Like Bee Inspired Di Facebook
 
Home | Privacy Policy | Disclaimer | Contact | Feeds (Atom)
Copyright © 2013. Bee Inspired - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger